Manfaat setiap kandungan yang terdapat didalam terong yang teruji ilmiah.

Terong atau aubergine

Dean farma - surelnews.com -
Terong atau aubergine menyediakan serat dan berbagai nutrisi. Fitur sayuran rendah kalori ini dalam diet Mediterania. 

Banyak dari kita yang paling akrab dengan terong yang besar dan berwarna ungu tua, tetapi bentuk, ukuran, dan warnanya dapat bervariasi dari kecil dan lonjong hingga panjang dan tipis dan dari corak ungu hingga putih atau hijau. Artikel ini akan fokus pada manfaat nutrisi dari terong ungu tradisional.

Manfaat setiap kandungan yang terdapat didalam terong yang teruji ilmiah.

Manfaat Terong kaya akan serat dan antioksidan. Satu porsi terong dapat menyediakan setidaknya 5% dari kebutuhan harian seseorang akan serat, tembaga, mangan, B-6, dan tiamin. Ini juga mengandung vitamin dan mineral lainnya. Selain itu, terong merupakan sumber senyawa fenolik yang berperan sebagai antioksidan. 

1. Menjaga Kesehatan jantung.


Serat, potasium, vitamin C, vitamin B-6, dan Antioksidan dalam terong mendukung kesehatan jantung. Sebuah ulasan yang diterbitkan pada tahun 2019 menyarankan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung flavonoid tertentu, termasuk antosianin, membantu mengurangi penanda inflamasi yang meningkatkan risiko penyakit jantung. Sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa wanita paruh baya yang mengonsumsi lebih dari 3 porsi blueberry dan stroberi terlihat mengalami penyakit jantung 32% lebih rendah daripada mereka yang mengonsumsi lebih sedikit buah terong.

2. Mengontrol Kolesterol dalam darah 


Terong mengandung serat, dan ini dapat bermanfaat bagi kadar kolesterol. Secangkir kubus terong matang, dengan berat 96 gram (g), mengandung sekitar 2,4 g serat. 

Hasil penelitian tahun 2014 pada hewan pengerat menunjukkan bahwa asam klorogenat, antioksidan utama dalam terong, dapat menurunkan kadar lipoprotein densitas rendah, atau kolesterol “jahat”, dan mengurangi risiko penyakit hati berlemak. Berikut Makanan yang baik untuk penderita kolestrol

3. Mencegah penyakit Kanker 


Polifenol dalam terong dapat membantu melindungi tubuh dari kanker. Antosianin dan asam klorogenat melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Dalam jangka panjang, ini dapat membantu mencegah pertumbuhan tumor dan penyebaran sel kanker. 

Antosianin dapat membantu mencapai hal ini dengan mencegah pembentukan pembuluh darah baru di tumor, mengurangi peradangan, dan memblokir enzim yang membantu penyebaran sel kanker.

4. Memperlancar aliran darah ke otak

Nasunin juga membantu mengangkut nutrisi ke dalam sel dan mengeluarkan limbah. Antosianin juga membantu mencegah peradangan saraf dan memperlancar aliran darah ke otak. Hal ini dapat membantu mencegah hilangnya ingatan dan aspek lain dari penurunan mental terkait usia. 

Eksperimen laboratorium menunjukkan bahwa nasunin dapat mengurangi pemecahan lemak di otak, suatu proses yang dapat menyebabkan kerusakan sel. 

5.  Mengontrol berat badan 


Serat makanan dapat membantu orang mengatur berat badan mereka. Seseorang yang mengikuti diet tinggi serat cenderung tidak makan berlebihan, karena serat dapat membantu seseorang merasa kenyang lebih lama. Terong mengandung serat dan rendah kalori terong dapat mendukung diet rendah kalori yang sehat. Namun, terong bisa menyerap banyak minyak saat digoreng. 

Kesimpulan

Siapa pun yang ingin menurunkan berat badan harus menyiapkannya dengan cara yang berbeda, seperti dengan memanggang atau menggorengnya.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url