makna tentang perumpamaan domba yang hilang

Perumpamaan domba

Toleransi - surelnews.com - sering menjadi kambing hitam agama lain untuk mengolok-olok orang kristen yang membandingkan antara kata kafir dan domba yang hilang. meski pun sebenarnya mereka tahu bahwa ini dua kasus yang berbeda.

namun sebenarnya mereka mengerti hanya saja mereka tidak mau mengerti, maka untuk meluruskannya kami akan mencoba memberikan sedikit pemahaman, walaupun tidak akan di dengarkan.


makna tentang perumpamaan domba yang hilang


Perumpamaan ini tidak di tujukan bagi orang-orang yang terlahir bukan sebagai kristen.

tetapi kepada orang kristen itu sendiri yang tidak hidup seperti orang kristen, karena bagaimana seseorang dapat dikatang hilang apabila ia belum pernah menjadi bagian dari keluarga tersebut?


Baca juga : Zodiak batak yang jarang diketahui orang banyak


Perumpamaan ini sebenarnya merujuk kepada pertanyaan orang-orang farisi yang mempermasalahkan yesus makan bersama dengan pemukut cukai dan orang berdosa


tertulis pada lukas 15 : 2 (TB)

Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: “Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka".


 Lukas 15:4-7 (TB)

4. Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?

5. Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira,

6. dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata kepada mereka:

Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan.

7. Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.”


keterangan

dalam ayat ini Tuhan Yesus ingin menunjukkan perilaku seorang gembala yang cinta dan bertanggung jawab atas kawanan dombanya.

sesungguhnya Yesus datang untuk menyelamatkan orang berdosa bukan orang yang benar, sama halnya yang membutuhkan dokter adalah orang sakit bukan orang yang sehat.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url