Ciri-ciri stres pada anak yang perlu orang tua pahami

stres pada anak

Dean farma - surelnews.com - stres pada anak adalah gangguan emosional seseorang yang tidak dapat dikendalikan, pada umumnya orang yang mengalami stres sadar betul bahwa keadaan dirinya sudah berbeda dari sebelumnya.

Stres yang dibiarkan tanpa penanganan dapat mengakibatkan depresi, dimana apabila seseorang sudah pada tahap ini dia sudah tidak sadar lagi bahwa dirinya membutuhkan pertolongan.

Dan tahukah kamu bahwa anak-anak usia dini juga dapat terserang gangguan stres ?

Ciri-ciri stres pada anak-anak


Usia anak 6-12 tahun adalah usia paling rentan terkena stres walaupun anak usia yang lebih muda dari 6 tahun terkadang juga mengalami hal yang sama.

Sebelum terlambat kenali ciri-ciri stres pada anak anda 

Sebenarnya stres pada anak-anak dan orang dewasa tidak terlalu jauh berbeda namun dapat lebih berbahaya karena mereka terkadang tidak mampu mengekspresikan emosi mereka seperti orang dewasa pada umumnya.

Berikut beberapa ciri-ciri anak yang sedang mengalami stres agar anda dapat mengantisipasinya dikemudian hari.

1. Suka murung

Tanda yang paling mudah dikenali adalah anak suka murung tiba- tiba, hal ini terjadi karena mereka bisa saja mengingat hal menyakitkan yang membuat mereka merasa tidak nyaman dan tidak dihargai, contohnya :
  1. pada saat anak mungkin mendapatkan bulian dari temannya.
  2. Pada saat dia mengingat dibentuk oleh orang lain atau orang tuanya sendiri.
  3. Bahkan saat mereka kehilangan yang menurut mereka sangat berharga.

2. Nafsu makan menurun

Apabila nafsu makan anak tetiba menurun drastis tanpa sebab anda perlu waspada mungkin hal itu diakibatkan tingkat stres yang tinggi. Anak-anak yang mengalami stres cenderung memikirkan hal itu sendirian tanpa memberitahukan dengan orang tuanya karena takut tidak diperhatikan bahkan sampai dimarahi.

Bahkan jika stres anak berkepanjangan dapat membuat berat badan anak semakin menurun.

3. Emosi tidak terkontrol

Meski emosi anak-anak memang terkadang tidak terkontrol namun pada anak-anak yang mengalami stres nampak sangat berbeda dengan emosi anak pada umunya.

Anak dalam gangguan stres terkadang akan marah tanpa sebab dan melampiaskannya pada orang lain,  contohnya pada adeknya atau orang yang lebih lemah dari dirinya.

Hal inilah yang menyebabkan anak yang suka membully akan memilih orang yang lebih lemah dari dirinya sebagai bahan bulian nya. 

4. Lebih suka bermain sendiri

Orang tua terkadang salah memahami anaknya yang suka bermain sendiri,  beberapa orang tua malah menganggap anaknya sebagai anak yang pemalu apabila anak tersebut suka main sendirian,  padahal apabila seorang anak yang normal akan lebih suka bermain bersama dengan anak-anak lain karena ini adalah naluri seorang anak.

Jika anak kita suka bermain sendiri sebaiknya kita melakukan pendekatan dan mengajari mereka agar tahu pentingnya hidup bersama dan bermain bersama dengan orang lain, Karena anak yang suka bermain sendiri pasti bukan tanpa sebab.

Anak yang suka bermain sendirian bisa saja memiliki trauma yang tidak orang dewasa ketahui.

5. Menurunya rasa percaya diri

Sama halnya seperti orang dewasa, anak-anak yang mengalami gangguan stres akan menurunkan rasa percaya dirinya, mereka akan terus beranggapan bahwa mereka tidak sebaik orang lain dan tidak akan bisa melakukan hal apapun sebaik orang lain.









Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url